Salah Perhitungan Saat Pindah Rumah, Pria Paruh Baya Luka Tertimpa Atap
By Admin

Dok. Pemprov DKI
nusakini.com, Seorang pria paruh baya bernama Wagiman (55) mengalami nasib nahas akibat tertimpa reruntuhan bangunan semipermanen miliknya pada Kamis (22/10). Insiden ini terjadi saat korban sedang melakukan pembongkaran hunian secara mandiri di kawasan Jalan Masjid At Taufik, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas.
Proses penyelamatan korban melibatkan setidaknya 35 personel gabungan dari berbagai instansi Pemerintah Kota Jakarta Timur. Tim tersebut terdiri dari unsur Gulkarmat, BPBD, PPSU, hingga relawan PMI yang bahu-membahu bersama warga sekitar lokasi kejadian.
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, mengonfirmasi bahwa warganya tersebut mengalami sejumlah luka fisik usai kejadian terperangkap material bangunan. "Korban terluka di area pinggang dan punggung, serta merasa pusing, sehingga langsung kami evakuasi ke RSUD Pasar Rebo demi penanganan medis," jelasnya kepada awak media pada Kamis (22/10).
Menurut keterangan resmi pihak kecamatan, insiden bermula ketika korban berinisiatif memindahkan tempat tinggalnya yang selama ini berdiri di atas lahan pihak lain. Pembongkaran yang dilakukan seorang diri itu diduga tidak berjalan sesuai rencana hingga menyebabkan struktur bangunan runtuh seketika.
Petugas Gulkarmat Sektor Ciracas, Ghozali, menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan belasan anggota beserta tiga unit armada penyelamatan. "Evakuasi berjalan sangat lancar dan hanya memakan waktu sekitar 10 menit karena akses menuju titik lokasi sangat memadai," tuturnya saat dimintai konfirmasi oleh awak media.
Penyebab utama ambruknya hunian tersebut disinyalir karena adanya kesalahan urutan dalam merobohkan elemen penyangga bangunan. Korban diduga memotong pilar utama lebih awal, sehingga bagian atap kehilangan tumpuan dasar dan langsung menimpa tubuhnya secara tiba-tiba. (*)